MEDAN – Publik masih menunggu perkembangan penanganan kasus penggerebekan dan penggeledahan rumah GS, sosok yang disebut-sebut sebagai pentolan kawasan Jermal, yang dilakukan tim gabungan Polrestabes Medan pada Jumat (30/10/2026).
Dalam penggerebekan tersebut, petugas dikabarkan mengamankan dua orang serta menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba.
Namun, hingga kini, belum ada penjelasan secara terperinci mengenai identitas kedua orang yang diamankan, status hukum mereka, maupun hasil pemeriksaan terhadap barang bukti yang ditemukan di lokasi.
Sebelumnya, Kasatreskrim Polrestabes Medan, AKBP Adrian Rizky Lubis, membenarkan adanya penggeledahan tersebut. Ia juga menyampaikan bahwa terdapat dua orang yang diamankan petugas.
“Benar kami melakukan penggeledahan, ada yang kami amankan,” ujarnya.
Saat dikonfirmasi mengenai keterkaitan kedua orang tersebut dengan dugaan aktivitas terlarang di rumah GS, Adrian meminta publik bersabar karena tim masih melakukan penyelidikan.
” Mohon bersabar, tim masih bekerja. Nanti hasilnya akan kami sampaikan secara detail,” pungkasnya.
Pernyataan tersebut tentu menjadi perhatian publik. Sebab, penggerebekan yang berlangsung sekitar dua jam itu bukan sekadar operasi biasa, mengingat kawasan Jermal selama ini kerap menjadi sorotan terkait dugaan aktivitas perjudian dan peredaran narkoba.
Masyarakat pun berharap pengungkapan kasus ini tidak berhenti pada pengamanan dua orang maupun penyitaan barang bukti semata. Publik ingin mengetahui sejauh mana hasil penyelidikan, termasuk apakah ditemukan keterkaitan pihak lain dengan dugaan aktivitas terlarang tersebut.
Polrestabes Medan juga didesak segera memberikan perkembangan resmi agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.
Transparansi penanganan perkara dinilai penting, terlebih operasi tersebut menyasar rumah yang disebut-sebut milik sosok berinisial GS yang namanya kerap dikaitkan dengan kawasan Jermal.
Publik kini menunggu komitmen Polrestabes Medan untuk menuntaskan penyelidikan dan mengungkap fakta di balik penggerebekan tersebut.
Apakah penggeledahan ini akan membuka dugaan jaringan aktivitas terlarang yang lebih luas di kawasan Jermal? Publik menunggu jawaban dan perkembangan resmi dari Polrestabes Medan.


















