ASAHAN – Seorang wanita berusia 30 tahun bernama Wiwit Ardianti meninggal dunia setelah dibawa ke Rumah Sakit (RS) BM Kisaran untuk mendapatkan penanganan medis, Minggu malam (11/10/2026). Korban sebelumnya dilaporkan berada di tempat hiburan malam (THM) Net Terminal Graha Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.
Penyebab kematian korban hingga Senin (12/10/2026) belum diketahui secara pasti. Muncul dugaan korban mengalami overdosis (OD) setelah mengonsumsi narkoba, namun dugaan tersebut belum terkonfirmasi secara resmi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban awalnya berada di lokasi hiburan malam tersebut bersama teman dan tamunya untuk menikmati karaoke. Korban kemudian dikabarkan terjatuh di dalam toilet.
Belum diketahui secara pasti kondisi korban sebelum terjatuh maupun penyebab kejadian tersebut. Informasi mengenai dugaan konsumsi narkoba juga masih memerlukan konfirmasi dari pihak berwenang.
Wiwit diketahui merupakan warga Jalan Paria, Lingkungan VIII, Kelurahan Siumbut Baru, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Kabupaten Asahan.
Lurah Siumbut Baru, Rahman Harahap, membenarkan bahwa korban merupakan warga di wilayahnya. Hal itu diketahui setelah dirinya melakukan pengecekan dan berkoordinasi dengan kepala lingkungan setempat.
“Setelah saya cek ke lokasi dan bertanya kepada Kepala Lingkungan (Kepling) VIII, itu memang warga Lingkungan VIII. Sebelumnya dia tinggal di perumahan. Saat ini dia tinggal di rumah orang tuanya di Jalan Fakis,” ujar Rahman saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.
Terkait penyebab kematian korban, Rahman mengaku belum mengetahui secara pasti. Ia menyebutkan bahwa berdasarkan informasi yang diterimanya, korban dibawa ke rumah sakit di Tebing Tinggi untuk menjalani autopsi.
“Enggak tahu kita apa penyebabnya.
Informasinya, dari rumah sakit di Kisaran, korban dibawa ke Rumah Sakit Tebing Tinggi untuk dilakukan autopsi. Kabarnya, saat ini baru tiba di Rumah Sakit Tebing,” tuturnya.
Sementara itu, Kapolsek Kota Kisaran, Iptu Riki Hamdani, mengatakan bahwa penanganan kasus tersebut berada di Unit Jatanras Polres Asahan.
“Kasusnya ditangani Unit Jatanras Polres Asahan ya,” katanya.
Terpisah, Kanit Jatanras Polres Asahan, Ipda Rafi Kurnia Putra, yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp belum memberikan keterangan resmi hingga berita ini dikirim ke redaksi.
Hingga kini, penyebab pasti kematian Wiwit Ardianti masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut. Dugaan overdosis maupun informasi lain terkait peristiwa tersebut perlu dipastikan melalui hasil autopsi dan keterangan resmi kepolisian.
Dikutip dari sorotkasusnews


















