Irjen Pol Dadang Hartanto, Pernah Pimpin Polrestabes dan Wakapolda Sumut, Kini Dipercaya Jadi Kapolda Metro Jaya

  • Bagikan
banner 468x60

JAKARTA — Nama Irjen Pol Dadang Hartanto kembali menjadi perhatian setelah mendapat amanah baru sebagai Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Kapolda Metro Jaya).

Penugasan tersebut sekaligus membawa kembali sosok perwira tinggi Polri yang memiliki rekam jejak cukup kuat di Sumatera Utara. Dadang pernah menjabat sebagai Kapolrestabes Medan dan kemudian dipercaya menjadi Wakapolda Sumut.

Dadang Hartanto lahir di Surabaya pada 24 November 1971. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994 dan memiliki pengalaman panjang di bidang reserse maupun manajerial kepolisian.

Pernah Memimpin Polrestabes Medan

Karier Dadang di Sumatera Utara mulai dikenal luas ketika ia dipercaya menjabat Kapolrestabes Medan pada 2017.

Berdasarkan catatan sejumlah sumber, Dadang menjabat Kapolrestabes Medan sejak 16 November 2017 hingga 20 Desember 2019. Saat itu, ia berpangkat Komisaris Besar Polisi sebelum kemudian mendapat kenaikan pangkat menjadi jenderal bintang satu.

Usai memimpin Polrestabes Medan, Dadang kemudian mendapat penugasan di tingkat Mabes Polri sebagai Kepala Biro Perencanaan dan Administrasi (Karorenmin) Bareskrim Polri.

Kembali ke Sumut sebagai Wakapolda

Tidak lama berselang, Dadang kembali ke Sumatera Utara. Pada 2020, ia dipercaya menduduki posisi Wakapolda Sumut.

Penunjukan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1603/VI/KEP./2020 tertanggal 5 Juni 2020. Saat itu Dadang menggantikan Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto sebagai Wakapolda Sumut.

Pengalaman memimpin kewilayahan di Medan sekaligus menduduki posisi strategis di Polda Sumut menjadi bagian penting dalam perjalanan karier Dadang di institusi Polri.

Dari Lapangan hingga Dunia Pendidikan

Setelah menyelesaikan tugasnya di Sumatera Utara, perjalanan karier Dadang berlanjut di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia Polri.

Pada 2023, ia dipercaya menjadi Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri. Setahun kemudian, tepatnya 20 September 2024, Dadang dipercaya menjadi Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri.

Dadang juga memiliki latar belakang akademik. Ia meraih gelar doktor dari Universitas Indonesia dan kemudian tercatat sebagai Guru Besar Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) di bidang Ilmu Administrasi Publik.

Sempat Memimpin Polda Maluku

Pada 2025, Dadang kembali dipercaya memimpin kepolisian daerah. Ia ditunjuk sebagai Kapolda Maluku setelah sebelumnya menjabat Ketua STIK Lemdiklat Polri.

Pengalaman tersebut menambah rekam jejak Dadang dalam memimpin satuan kewilayahan di tingkat polda, setelah sebelumnya berpengalaman sebagai Kapolrestabes Medan dan Wakapolda Sumut.

Kini Pimpin Polda Metro Jaya

Pada Oktober 2026, Dadang kembali mendapat amanah strategis. Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026, Dadang ditunjuk sebagai Kapolda Metro Jaya. Ia menggantikan Komjen Pol Asep Edi Suheri yang mendapat penugasan sebagai Irwasum Polri.

Dengan penugasan tersebut, perjalanan karier Dadang Hartanto mencakup sejumlah posisi penting, mulai dari Kapolsek, Kapolres, Kapolrestabes, pejabat di Mabes Polri, Wakapolda, pimpinan lembaga pendidikan Polri, hingga Kapolda.

Bagi masyarakat Sumatera Utara, khususnya Medan, sosok Dadang bukanlah nama baru. Sebelum dipercaya memimpin Polda Metro Jaya, ia pernah berada di garis depan pelayanan dan penegakan hukum di Kota Medan serta menjadi salah satu pimpinan utama Polda Sumut.

Kini, pengalaman panjang tersebut menjadi bagian dari rekam jejak yang dibawa Dadang Hartanto saat menerima amanah baru memimpin Polda Metro Jaya.

banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *