Warga Keluhkan Limbah SPPG Tanjung Leidong, Bay Menyengat Hingga Nyamuk

  • Bagikan
banner 468x60

Kualuh Leidobg — Warga di sekitar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tanjung Leidong, Kecamatan Kualuh Leidong, Kabupaten Labuhanbatu Utara, mengeluhkan dugaan dampak limbah dari aktivitas penyediaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Keluhan warga terutama berkaitan dengan bau tidak sedap yang disebut muncul dari limbah di sekitar SPPG. Kondisi tersebut dinilai mengganggu kenyamanan warga, khususnya mereka yang rumahnya berada di sekitar lokasi.

Salah seorang warga yang terdampak mengatakan, bau dari limbah tersebut semakin terasa ketika pintu rumah dibuka.

Bahkan, warga mengaku tidak nyaman untuk bersantai di bagian belakang rumah akibat aroma yang menyengat.

“Asal buka pintu, limbahnya bau. Pokoknya nggak bisalah duduk-duduk santai di belakang, nguap, bau kali,” ujar warga tersebut kepada wartawan, Jumat (2/10/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut baru dirasakan setelah aktivitas MBG berlangsung di kawasan tersebut.

“Selama ini tidak ada MBG, nggak ada yang bau di lingkungan kami. Semenjak ada MBG, adalah polusi nggak enak,” tegasnya.

Ia juga mengaku telah menyampaikan keluhan terkait kondisi tersebut, namun hingga kini belum tanggapan yang dianggap memadai.

“Asal bernapas yang dihirup udaranya nggak segar. Udah dikeluhkan tapi mereka belum ada tanggapan,” ucapnya.

Keluhan serupa juga disampaikan warga lainnya. Di depan rumahnya, terlihat limbah yang disebut berasal dari aktivitas SPPG bercampur dengan kubangan air sehingga menimbulkan bau tidak sedap.

Warga tersebut menunjukkan kondisi limbah yang berada tidak jauh dari rumahnya dan mengaku terdampak langsung akibat aliran limbah tersebut.

“Inilah limbah-limbah MBG, ini lemak-lemaknya ini. Mengalirlah dia ke rumahku, dan rumahku pun bau,” tegasnya.

Ia mengatakan kondisi bau tersebut terkadang lebih parah dibandingkan keadaan saat dirinya memberikan keterangan.

“Ini agak mending ini. Kalau nggak, lebih parah dari sini. Baunya lagi, bau kali. Nyamuk pun banyak,” ujarnya.

Di tengah keresahan tersebut, salah seorang warga sempat menanyakan langsung perihal bau limbah tak sedap ini kepada Beki Tantowi Nasution Kepala SPPG Tanjung Leidong yang berada di sekitar lokasi.

Menanggapi keluhan warga tersebut, Beki justru meminta agar persoalan itu dilaporkan kepada pihak terkait apabila memang dinilai bermasalah.

“Laporkan aja kelabura sana kalau emang apa,” ucap Beki kepada warga yang memprotes kondisi tersebut.

Warga berharap persoalan tersebut mendapat perhatian dan segera ditangani oleh pihak terkait. Mereka meminta agar pengelolaan limbah dari aktivitas SPPG tidak menimbulkan gangguan terhadap lingkungan maupun kenyamanan masyarakat sekitar.

Keluhan warga ini merupakan pernyataan dan kesaksian dari masyarakat di sekitar lokasi.

Kondisi serta sumber limbah tersebut masih perlu diverifikasi lebih lanjut oleh pihak berwenang, termasuk pemeriksaan lingkungan dan klarifikasi dari pengelola SPPG Tanjung Leidong.

banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *