Sadar Gak Sadar, Ternyata Pemerataan Pembangunan Era Bobby Jadi Legacy Berharga Bagi Sumut

  • Bagikan
banner 468x60

Medan –  Infrastruktur di Sumatera Utara terus berbenah. Gubernur Sumut Bobby Nasution dinilai telah membangun legacy (warisan) berharga bagi masyarakat di provinsi tersebut.

Informasi dihimpun, Rabu (30/9/2026), Bobby Nasution telah melakukan pembangunan infrastruktur di sejumlah kabupaten kota di Sumut. Sebut saja Sipiongot Paluta-Tapsel, Labuhan Batu, Langkat, Deliserdang, Labura-Toba, dan Kepulauan Nias.

Anggota Komisi D DPRD Sumut Viktor Silaen menilai Bobby melakukan terobosan penting dalam memperbaiki infrastruktur di Sumut. Terutama pada infrastruktur yang selama puluhan tahun tidak pernah tersentuh pembangunan.

“Kita lihat saja progress pengerjaan jalan Sipiongot, Labura Toba, Kepulauan Nias dan Labuhanbatu ruas Negeri Lama. Ini adalah terobosan penting yang hanya dilakukan oleh Gubernur saat ini,” kata Viktor.

Politisi Partai Golkar itu juga membongkar hasil reses dirinya pada pekan lalu di Kecamatan Habinsaran, Kabupaten Toba.

Dikatakannya, warga di sana mengucapkan terimakasihnya kepada Gubernur Sumut yang telah merealisasikan pembangunan ruas jalan Silimbat Parsoburuan Kabupaten Toba yang menghubungkan dengan ruas jalan Parsoburuan Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura-Toba).

“Warga di sana menyampaikan ribuan terimakasihnya kepada Bapak Gubernur Sumatera Utara karena merealisasikan pembangunan jalan tersebut. Warga mendoakan Gubernur Sumut sehat selalu dalam menjalankan tugas-tugasnya,” ungkap Viktor.

Viktor menilai apa yang dilakukan Bobby merupakan wujud pemerataan pembangunan yang sedang berlangsung di Sumatera Utara.

“Suka gak suka, sadar gak sadar tanpa kita sadari dan pemerataan pembangunan itu jadi legacy warisan berharga yang dibuat Gubernur untuk Sumatera Utara,” tambah Viktor yang juga Sekretaris DPD Partai Golkar Sumut.

Viktor juga menyinggung soal tata kelola pemerintahan di Sumut yang mengedepankan kolaborasi aktif para stakeholder.

Dia mencontohkan langkah Bobby mengajak Komisi D DPRD Sumut berkantor di Kepulauan Nias beberapa waktu lalu. Ngantor bareng itu dipenuhi kegiatan bersama-sama meninjau langsung pengerjaan infrastruktur di sana.

“Ini wujud pemerintahan kolaboratif yang juga menjadi tradisi baru bagi pemerintahan di Sumut,” kata Viktor.

banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *