Bahlil Cari Pengawal Energi, Gajinya di Atas UMP

  • Bagikan
banner 468x60

Indonesia – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang dipimpin Menteri Bahlil Lahadalia membuka kesempatan kerja bagi lulusan sarjana (S1) dan diploma empat (D4). Ada 108 posisi yang tersedia dengan honor mencapai Rp6,5 juta per bulan.
Lowongan tersebut dibuka melalui Program Pengawal Energi yang diluncurkan Wakil Menteri ESDM Yuliot. Program ini bertujuan melibatkan generasi muda dalam pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia.

Mengutip unggahan akun Threads resmi Kementerian ESDM, Minggu (25/10/2026), program tersebut merupakan hasil kerja sama Kementerian ESDM, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), serta Politeknik Energi dan Mineral (PEM) Akamigas.

Daftar sekarang untuk adi pengawal energi! Sobat Energi, Wakil Menteri ESDM Yuliot telah meluncurkan Program Pengawal Energi, sebuah program yang membuka kesempatan bagi talenta muda untuk berkontribusi dalam mendukung pengawasan distribusi BBM di Indonesia,” tulis Kementerian ESDM di Threads @kesdm, dikutip Minggu.

Program Pengawal Energi merupakan skema Perjanjian Kerja Jasa Perorangan yang memberikan kesempatan bagi talenta muda untuk mengembangkan kompetensi sekaligus terlibat langsung dalam pengawasan distribusi BBM di lapangan.

Masa penugasan berlangsung selama satu tahun, mulai Desember 2026 hingga Desember 2027. Dalam program ini, terdapat dua posisi yang dibuka, yakni Verifikator Lapangan sebanyak 100 orang dan Analis sebanyak delapan orang.

Untuk posisi Verifikator Lapangan, peserta akan menerima insentif honor sebesar Rp6,5 juta per bulan. Sementara itu, posisi Analis memperoleh honor Rp5,7 juta per bulan.

Besaran honor tersebut lebih tinggi dibandingkan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta tahun 2026 yang sebesar Rp5,73 juta untuk posisi Verifikator Lapangan. Adapun honor posisi Analis berada sedikit di bawah angka tersebut.

Selain honor bulanan, peserta juga akan mendapatkan sejumlah fasilitas penunjang pekerjaan, mulai dari dukungan transportasi, akomodasi, hingga komunikasi selama menjalankan tugas di lapangan.

Peserta juga memperoleh fasilitas BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, serta perlengkapan kerja seperti tas, kartu identitas, sepatu keselamatan (safety shoes), rompi keselamatan (safety vest), dan alat tulis kantor (ATK).

Tak hanya itu, peserta akan mendapatkan sertifikat pelatihan dan kompetensi operator pendistribusian BBM nonpenerbangan dari Kementerian ESDM.

Syarat dan Cara Daftar Pengawal Energi

Bagi masyarakat yang tertarik mengikuti program ini, pendaftaran dibuka mulai 23 Oktober hingga 1 November 2026. Berikut persyaratan yang harus dipenuhi calon peserta:

1. Warga Negara Indonesia (WNI), baik laki-laki maupun perempuan.

2. Lulusan S1 atau D4 dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 2,75.

3. Berkelakuan baik yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

4. Bersedia ditempatkan di luar Pulau Jawa.

5. Bersedia mengikuti pembekalan, sertifikasi, dan menandatangani kontrak penugasan.

banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *