Demi Judol dan Beli Sabu, 6 Pria Nekat Bongkar Sekolah di Medan

  • Bagikan
Enam pelaku pencurian di Sekolah An-Nizam, Jalan Perjuangan, Medan Denai. (ist)
banner 468x60

SUMUTKINI.ID,MEDAN-Polisi berhasil meringkus 6 pria pelaku yang membongkar Sekolah An-Nizam yang berada di Jalan Perjuangan, Kecamatan Medan Denai.

Kapolsek Medan Area Kompol Dwi Himawan Chandra menjelaskan, kasus ini berawal dari laporan Robin Ginting, perwakilan dari Yayasan An-Nizam. Kepada petugas, Robin melaporkan bahwa pada Minggu, 31 Agustus, sekitar pukul 13.30, sekolah mereka dibobol.

“Sejumlah barang berharga, termasuk satu unit laptop Asus, kamera digital, kompresor pendingin udara, dan empat unit proyektor, dilaporkan hilang,” kata Kompol Dwi Himawan didampingi Kanit Reskrim Iptu Dian P. Simanungsong, Rabu (3/9/2025).

Mendapatkan laporan tersebut, polisi langsung turun ke lokasi kejadian dan melakukan penyelidikan.

“Berawal dari CCTV hingga residivis berdasarkan rekaman CCTV sekolah dan rumah warga sekitar, polisi berhasil mengidentifikasi para pelaku,” jelasnya.

Dari hasil penyelidikan, petugas berhasil meringkus pelaku pertama JA di kawasan Tanah Garapan, Jalan Jermal 15. Dari pengakuannya, kompresor hasil curian dijual bersama dua rekannya, MFSS dan DS. Ketiganya masing-masing mendapatkan bagian Rp150 ribu.

Pengembangan kasus kemudian menuntun polisi kepada tiga tersangka lainnya, yaitu FR, RP, dan IH. Namun, ketiganya melawan saat akan ditangkap, sehingga polisi terpaksa memberikan tindakan tegas.

“Ketiganya terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan,” tegas Kapolsek.

Dalam pemeriksaan, terungkap bahwa sebagian besar dari pelaku adalah residivis. Mereka mengaku uang hasil curian digunakan untuk membeli sabu dan berjudi online.

Setelah mendapatkan perawatan medis, keenam pelaku dibawa ke Mapolsek Medan Area bersama barang bukti. Para tersangka dijerat dengan pasal pencurian.

banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *