SUMUTKINI.ID,MEDAN-Ketua DPP PDI Perjuangan, Andreas Hugo Pareira resmi membuka gelaran konferensi daerah (Konferda) VI DPD PDI Perjuangan Sumut dan Konferensi Cabang (Konfrencab) se-Sumut Wilayah I, di Hotel Grand Mercure Medan Angkasa, Rabu 19 November 2025.
Dalam sambutannya saat membuka Konferda, Andreas menyampaikan beberapa pesan penting. Antara lain melibatkan keterwakilananak muda dan perempuan dalam struktur kepengurusan DPD, DPC hingga PAC.
Selain itu, ia juga mengingatkan kepada seluruh kader PDI Perjuangan yang hadir untuk memahami kondisi geopolitik Sumatera Utara. Menurutnya, Sumatera Utara menjadi salah satu barometer penting politik nasional.
Selain karena letak yang sangat strategis karena menjadi wilayah yang terbesar di wilayah Barat Indonesia, namun juga karena letaknya yang sangat berdekatan dengan negara lain seperti Singapura dan Malaysia.
“Karena itu Sumatera Utara juga menjadi penting dalam isu peta geopolitik strategis dan geopolitik ekonomi,” katanya.
Andreas mengatakan, pentingnya Sumatera Utara sebagai barometer politik ini harus disikapi dengan sangat bijak oleh seluruh kader PDI Perjuangan terutama di Sumatera Utara. Jalinan kerjasama dalam berbagai bidang harus terus digalakkan dengan melihat secara jeli mengenai dinamika yang aktual.
Salah satu yakni dengan memberikan perhatian serius bagi generasi muda atau generasi Z. Ia mengungkapkan DPD PDIP Sumut harus memberikan perhatian khusus kepada anak muda dalam komposisi kepengurusan juga merupakan pesan disampaikan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.
“Komposisi ketika menyusun struktur hal pertama mengikuti Undang-undang 30 persen keterwakilan perempuan. Hal berikut konteks anak muda, karena berapa persen anak muda jadi pemilih kita di tahun 2029,” ungkap Andreas.
Andreas mengatakan bahwa daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu tahun 2025. Dimana, 50 persen lebih terdiri anak muda. Ia menjelaskan sehingga harus melihat potensi besar anak muda ke depannya.
“Lebih 50 persen, Pemilih kita anak muda. Artinya, yang muda usia 35 tahun ke bawahlah. Dan banyak jadi pemilih pemula. Itu harus jadi perhatian kita,” kata Andreas.
Andreas juga mengingatkan dalam konteks Konferda dan Konfercab ini, perlu menjadi perhatian adalah keterwakilan, harus menjadi perhatian, ketika menyusun struktural kepengurusan baru nantinya.
“Untuk penyusun struktur ini, harus memperhatikan itu. Siapkan komposisi siapa caleg di daerah ini. Makanya, kita persiapan di struktur kepengurusan sejak sekarang dan sejak kita penyusun struktur ini,” jelas Andreas.
Konferda IV DPD PDI Perjuangan Sumut beberapa pengurus DPP PDIP antara lain Djarot Saiful Hidayat, Bane Raja Manulu, Yasonna Laoly, Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut, Rapidin Simbolon, mantan Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi dan ratusan kader PDI Perjuangan.
Sejumlah tokoh lintas partai pun terlihat hadir, seperti Bupati Langkat yang juga ketua PAN Sumut Syah Afandin hingga wakil Bupati Deliserdang Lom Lom Suwondo.


















