Polisi Tangkap Pelaku Tawuran yang Tembak Pedagang Ikan Pakai Flare Signal SOS Hingga Tewas

  • Bagikan
banner 468x60

SUMUTKINI.ID,MEDAN-Tawuran antar kelompok remaja yang terjadi di Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, Minggu (8/2/2026) memakan korban jiwa. Kali ini, seorang pedagang ikan bernama M Dian Iqbal yang menjadi korbannya.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP Agus Purnomo mengatakan, korban yang merupakan warga Kelurahan Bagan Deli itu tewas usai terkena tembak rocket comet parachute flare signal SOS.

AKP Agus menjelaskan, peristiwa itu bermula saat korban hendak memindahkan mobilnya agar tidak jadi sasaran lemparan batu ketika tawuran berlangsung. Namun, naas korban justru terkena tembakan rocket comet parachute flare signal SOS.

“Saat itu situasi sedang terjadi tawuran. Korban hendak mengambil mobilnya yang terparkir di area parkiran Pertamina. Namun ketika berjalan menuju mobil, korban terkena tembakan senjata SOS kapal di bagian belakang punggung dan seketika itu juga korban meninggal dunia,” kata AKP Agus, Selasa 10 Februari 2026.

Akibat terkena tembakan benda yang diduga flare atau sinyal SOS kapal, korban mengalami luka bakar berat. Korban akhirnya mengembuskan nafas terakhir di lokasi kejadiannya dan masyarakat langsung mengevakuasinya ke rumah sakit terdekat.

“Kita menerima laporan tawuran turun ke lokasi kejadian, dengan membubarkan antar kelompok yang tawuran serta melakukan penyidikan terjadi tindak pidana kekerasan di muka umum yang mengakibatkan seseorang meninggal dunia,” jelasnya.

AKP Agus mengatakan, pihaknya langsung melakukan penyelidikan atas peristiwa itu. Dari hasil penyelidikan, pelaku penembakan rocket comet parachute flare signal SOS teridentifikasi berinisial FLS (19), warga Lorong 2 Veteran, Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan.

Selanjutnya, petugas langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku. Petugas, berhasil meringkus pelaku FLS di kawasan Palu Merbau, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Senin 9 Februari 2026.

Melawan Saat Ditangkap

Namun, saat polisi hendak menangkapnya, pelaku justru memberi perlawanan yang membahayakan nyawa petugas dan masyarakat sekitar. Akibatnya, petugas terpaksa melumpuhkan pelaku dengan menembak kakinya.

“Petugas telah memberikan tembakan peringatan, namun pelaku tidak mengindahkannya, sehingga petugas melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak ke arah kaki untuk menghentikan perlawanannya,” katanya.

Dari hasil interogasi awal, tersangka mengakui perbuatannya melakukan aksi tawuran bersama rekan-rekannya. Saat ini, petugas masih memburu rekan-rekan pelaku.

“Dalam aksi tersebut, tersangka menembakkan senjata SOS kapal milik seseorang berinisial R ke arah korban. Sementara rekan-rekan pelaku lainnya teridentifikasi membawa senapan angin dan senjata tajam,” jelas AKP Agus.

banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *