SUMUTKINI.ID,MEDAN-Ratusan emak-emak warga Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengamuk. Mereka membakar sejumlah rumah yang terduga milik bandar narkoba.
Emak-emak itu nekat membakar sejumlah rumah tersebut lantaran keluhan mereka terhadap peredaran narkoba di daerahnya tak mendapatkan tanggapan dari Polres Madina.
Aksi ini bukan yang pertama kali dilakukan emak-emak tersebut. Sebelumnya emak-emak itu juga melakukan hal yang sama.
Namun tetap saja Polres Madina terkesan cuek tentang peredaraan narkoba di wilayah hukumnya.
Plt Kepala Desa Tabuyung, Iskandar Muda Tanjung, menyebutkan bahwa peristiwa pembakaran rumah terduga pengedar narkoba di desanya merupakan reaksi spontan dari kaum emak-emak.
“Setelah acara pengajian dan doa bersama Ibu-Ibu ini langsung bergerak ke rumah yang diduga bandar narkoba. Di lokasi, mereka mengamuk melempari pakai batu, bahkan melakukan pembakaran,” ujar Iskandar, Kamis (17/12/2025).
Menurut Iskandar, aksi nekat dilakukan ibu-ibu ini lantaran merasa sudah geram dengan peredaran narkoba yang merusak generasi muda di Desa Tabuyung.
“Kita sudah mencegah agar Ibu-Ibu tidak melakukan sweeping hingga pembakaran ke rumah terduga pengedar narkoba. Namun, mereka tetap tak berkenan. Mungkin sudah sangat resah dengan peredaraan narkoba,” terangnya.
Sementara itu, personel Polres Madina baru turun tangan setelah adanya aksi sweping hingga pembakaran rumah yang dilakukan para emak-emak.
“Masyarakat ada melakukan penggerebekan di tempat rumah-rumah yang dijadikan peredaran narkoba. Kemudian Personel Satresnarkoba turun di lokasi kejadian,” kata Kasi Humas Porles Madina, Ipda Fahrul Syahban Simanjuntak.


















